Change Management

Change ManagementPada suatu training Positive Mental Attitude, ada seorang manager di sebuah perusahaan retail terkemuka di Indonesia yang mengeluhkan masalah anak buahnya ke saya, dia mengatakan pada saya “pak Key ini anak buah banyak yang tidak siap dengan perubahan system maupun kebijakan perusahaan yang sering berubah-ubah, sampai akhirnya saking tidak kuatnya mereka resign dengan sedirinya sehingga saya kesusahan untuk mencari orang lagi dan tentu butuh waktu yang tidak sebentar…

Sahabat yang baik setiap orang tentu menginginkan perubahan kearah yang lebih baik, dan setiap harinya harus semakin lebih baik lagi. Sayapun yakin betul bahwa anak buah manager tadi juga menginginkan perubahan kearah yang lebih baik. Perubahan kebijakan, maupun system pada perusahaan menuntut karyawannya harus bisa mengelola perubahan tersebut (Change Management), jika tidak maka karyawan tersebut harus angkat kaki dari perusahaan yang dikarena hilangnya kepercayaan pada management, sehingga dia sampai mati rasa. Nah sekarang bagaimana cara menumbuhkan kembali kepercayaan pada management tersebut ?, simple saja pertama kita harus sadar betul ada faktor yang bisa kita kendalikan dan ada juga faktor yang tidak dapat dikendalikan.

Saya akan memulai dari faktor yang tidak bisa dikendalikan . Tanyakan pada diri sendiri, apakah kita adalah pengambil keputusan untuk sebuah perubahan kebijakan atau bukan. Jika bukan  maka jelas hal ini adalah faktor yang tidak dapat dikendalikan. So terima saja atau tinggalkan. Tapi jika kita adalah pembuat kebijakan perubahan tersebut ya, berarti kita harus tau betul apa resikonya dari perubahan tersebut dan jelas hal ini adalah faktor yang bisa dikendalikan. Faktor berikutnya adalah faktor yang dapat kita kendalikan, lagi-lagi mari kita tanyakan pada diri sendiri apakah kita adalah pengambil keputusan atau bukan, jika bukan maka faktor yang bisa kita kendalikan disini adalah kemampuan dan keahlian diri kita sendiri. Perlu kita sadari mengendalikan kemampuan dan keahlian kita ini membutuhkan pengorbanan, seperti menurunkan idealisme, meruntuhkan ego, serta memaksimalkan potensi diri.

Kuncinya agar kita dapat sukses menghadapi perubahan, adalah, Jika kita pengambil keputusan maka ambilah keputusan berdasarkan kepentingan bersama bukan kepentingan pribadi, dan jika kita bukan pengambil keputusan, maka jalanilah apa yang telah diputuskan dan yakinlah hal tersebut demi kemajuan bersama. Jadi, kenapa harus takut untuk menghadapi perubahan, perubahan itu pasti, karena dalam kenyataannya satuhal yang pasti adalah ketidak pastian.

Salam Kaizen …Continuous Improvement…semoga kita menjadi orang-orang yang siap dengan perubahan.

 

Inspired By :

Key Rifdan Anshori

Let’s Make Indonesia Improvement

Kaizen Indonesia

www.kaizenindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also likeclose